You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Berita Desa

Pemerintah desa Bantal

Berita Desa

Indeks
Berita Desa
Ikatan Dokter Indonesia, Gelar Pengobatan Massal dan Penyuluhan Kesehatan di Desa Bantal
05 Juli 2025 Admin 204 Kali

Ikatan Dokter Indonesia, Gelar Pengobatan Massal dan Penyuluhan Kesehatan di Desa Bantal

Suasana Balai Desa Bantal tampak ramai sejak pukul 08.00 WIB, Sabtu pagi ini, dalam rangka kegiatan Pengobatan Massal dan Penyuluhan Kesehatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Situbondo. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI). Sebanyak 100 warga dari berbagai dusun di Desa Bantal hadir sebagai peserta/pasien dalam kegiatan tersebut. Mereka mendapat layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis dari 30 orang dokter yang terdiri dari dokter umum dan beberapa dokter spesialis. Kepala Desa Bantal, H. Sahijo, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim dokter yang telah bersedia hadir di desa. Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin, terutama untuk menjangkau masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan akses layanan kesehatan. Sementara itu, dr. Sahroni, selaku Dokter Spesialis Penyakit Dalam. Dalam penyuluhannya membawakan materi dengan tema "Kencing Manis dan Hipertensi"—dua penyakit tidak menular yang kini menjadi tantangan serius di tengah masyarakat.  Dalam penjelasannya, dr. Sahroni menyampaikan bahwa penyakit diabetes (kencing manis) dan hipertensi sering kali tidak disadari karena tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Namun, jika tidak ditangani dengan baik, keduanya dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, gagal ginjal, hingga serangan jantung. "Pola makan, gaya hidup tidak aktif, serta kurangnya kesadaran memeriksakan diri secara rutin menjadi faktor pemicu meningkatnya kasus hipertensi dan diabetes. Kita harus lebih peduli terhadap tubuh kita sendiri," ujar dr. Sahroni di hadapan para peserta. Peserta tampak antusias mengikuti sesi penyuluhan, yang diakhiri dengan tanya jawab interaktif. Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan langka ini untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis, hal yang jarang mereka dapatkan di layanan kesehatan sehari-hari. Selain penyuluhan dan pemeriksaan umum, beberapa layanan kesehatan yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, konsultasi gizi, hingga pemberian obat secara gratis sesuai kebutuhan pasien. Kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi penting bagi warga tentang pentingnya deteksi dini penyakit, penerapan pola hidup sehat, dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia secara maksimal. Di akhir acara, pihak Pemerintah Desa menyampaikan harapan agar kolaborasi antara IDI dan pemerintah desa bisa terus berlanjut ke depannya. Beberapa warga pun menyampaikan rasa syukur dan harapan agar kegiatan serupa dapat digelar kembali di masa yang akan datang. "Terima kasih banyak kepada para dokter yang sudah datang ke desa kami. Saya sudah lama ingin periksa tekanan darah, tapi belum sempat ke puskesmas. Alhamdulillah hari ini bisa periksa dan dapat obat juga," ungkap salah satu warga, Nuryadi, peserta asal Dusun Utara. Melalui kegiatan ini, semangat Hari Bakti Dokter Indonesia benar-benar terasa, bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya lewat rumah sakit dan klinik, tetapi juga bisa dilakukan langsung di tengah-tengah warga desa. Desa Bantal pun menjadi saksi bahwa pelayanan kesehatan yang merata adalah harapan sekaligus kebutuhan nyata bagi masyarakat.

Selengkapnya
Berita Desa
Koperasi Desa Merah Putih Bukan Program Bagi-Bagi Bantuan Uang Tunai, Melainkan Program Penguatan Ekonomi Warga
04 Juli 2025 Admin 1.929 Kali

Koperasi Desa Merah Putih Bukan Program Bagi-Bagi Bantuan Uang Tunai, Melainkan Program Penguatan Ekonomi Warga

Belakangan ini banyak warga yang salah paham mengenai program Koperasi Desa Merah Putih. Tidak sedikit yang mengira bahwa program tersebut merupakan bantuan uang tunai yang bisa langsung digunakan sebagai modal usaha. Padahal, pemahaman tersebut keliru. Ketua Kopdes Merah Putih Bantal, Nor Vawaid, menjelaskan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih bukanlah program bagi-bagi uang, melainkan program pemberdayaan ekonomi melalui koperasi yang dikelola secara profesional. Dana yang disebut-sebut sebesar 3 miliar itu bukan untuk dibagi, melainkan menjadi modal kelembagaan koperasi untuk memutar usaha bersama dan membuka peluang ekonomi baru di desa. “Warga harus memahami bahwa dana ini bukan untuk dibagikan, tapi untuk menggerakkan kegiatan ekonomi lewat koperasi. Artinya, siapa pun warga yang mau usaha, bisa ikut serta melalui mekanisme koperasi, bukan menerima uang begitu saja,” jelas Nor Vawaid. Misalnya, koperasi bisa membuka unit usaha pertanian, peternakan, perdagangan, atau simpan pinjam. Warga bisa bergabung sebagai anggota koperasi, berkontribusi, sekaligus menerima manfaat dari usaha yang dijalankan secara kolektif. Semua ini dilakukan dengan asas kebersamaan dan gotong royong. Sayangnya, banyak informasi menyesatkan yang beredar di media sosial seolah-olah koperasi ini adalah program bagi-bagi uang dari pemerintah. Padahal, pemerintah pusat dan daerah justru mendorong lahirnya koperasi sebagai sarana kemandirian ekonomi desa, bukan ketergantungan terhadap bantuan. Pemerintah Desa Bantal mengimbau agar warga tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas sumbernya, terutama dari media sosial. Untuk informasi resmi, warga bisa mengikuti penjelasan langsung melalui pertemuan warga, media desa, atau bertanya langsung ke pengurus koperasi maupun perangkat desa. “Mari bersama-sama kita dukung program koperasi ini, agar benar-benar bisa menjadi penggerak ekonomi desa. Yang penting kita aktif, mau belajar, dan ikut terlibat,” tambah H.Sahijo, Kepala Desa Bantal Dengan pemahaman yang benar, diharapkan program Koperasi Desa Merah Putih bisa menjadi tonggak kemandirian ekonomi desa, bukan sekadar program yang disalahpahami sebagai bantuan sesaat.

Selengkapnya
Berita Desa
Uji Publik DTKP Desa Bantal Tahun 2025 : Komitmen Menyajikan Data Kesejahteraan yang Akurat dan Transparan
24 Juni 2025 Admin 417 Kali

Uji Publik DTKP Desa Bantal Tahun 2025 : Komitmen Menyajikan Data Kesejahteraan yang Akurat dan Transparan

Selasa, 24 Juni 2025, Pemerintah Desa Bantal melaksanakan kegiatan Uji Publik Data Terpadu Kesejahteraan Penduduk (DTKP) bertempat di Balai Desa Bantal pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam tahapan pemutakhiran data kesejahteraan untuk memastikan bahwa data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat. Acara tersebut dihadiri Ketua BPD beserta anggota, pendata DTKP, perwakilan lembaga desa serta tokoh masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Bantal H.Sahijo melalui Sekretaris Desa menegaskan pentingnya akurasi data kesejahteraan agar program bantuan dari pemerintah dapat tepat sasaran. “Data ini adalah kunci. Jika data salah, maka bantuan bisa salah sasaran. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam uji publik ini sangat kami harapkan,” ujarnya. Ketua BPD Desa Bantal Hepi Widarto, juga menyampaikan pandangannya. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud keterbukaan informasi publik di tingkat desa. “Kami dari BPD mengapresiasi langkah pemerintah desa yang terbuka dan melibatkan masyarakat dalam proses verifikasi ini. Semoga hasilnya benar-benar mencerminkan keadaan warga yang sebenarnya, sehingga tidak ada yang tertinggal dari hak-haknya,” ujarnya. Peserta uji publik secara aktif memberikan masukan terhadap data yang ditampilkan. Tim pendata mencatat setiap masukan untuk kemudian diverifikasi ulang sebelum data dikirim ke sistem pusat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan data DTKP Desa Bantal menjadi lebih valid, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, demi meningkatkan ketepatan sasaran berbagai program perlindungan sosial di masa mendatang.

Selengkapnya
Berita Desa
Desa Bantal Gelar Musdes Perencanaan Desa Tahun 2026: Wujudkan Pembangunan Partisipatif dan Berkelanjutan
19 Juni 2025 Admin 227 Kali

Desa Bantal Gelar Musdes Perencanaan Desa Tahun 2026: Wujudkan Pembangunan Partisipatif dan Berkelanjutan

Pemerintah Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Perencanaan Desa Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis malam, 19 Juni 2025, pukul 19.00 WIB bertempat di Balai Desa Bantal, dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Musdes dihadiri oleh Kepala Desa Bantal H. Sahijo, Ketua dan Anggota BPD, perwakilan dari Kecamatan Asembagus yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan, Pendamping Desa, para pimpinan lembaga desa, tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW, serta perwakilan dari unsur tenaga kesehatan (nakes) desa. Dalam sambutannya, Kepala Desa Bantal menyampaikan bahwa Musdes ini merupakan tahapan awal dalam proses perencanaan pembangunan desa yang akan dijalankan pada tahun 2026. Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, usulan, dan gagasan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi riil masyarakat. “Kita ingin pembangunan desa ini tidak hanya menjadi program dari atas, tapi benar-benar lahir dari bawah. Semua warga punya hak dan kewajiban untuk berkontribusi dalam pembangunan desa. Lewat Musdes ini, kita susun bersama arah pembangunan Desa Bantal untuk tahun 2026,” ujar H. Sahijo. Dalam proses Musdes, masing-masing perwakilan kelompok masyarakat menyampaikan usulan kegiatan yang meliputi berbagai bidang, antara lain: Pembangunan infrastruktur desa seperti jalan lingkungan, saluran irigasi, dan fasilitas umum, Peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, Pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dukungan terhadap pelaku UMKM dan petani, Penguatan kelembagaan dan ketahanan sosial masyarakat, serta Pengembangan potensi wisata desa dan pengelolaan lingkungan. Pendamping Desa juga turut memaparkan alur dan mekanisme penyusunan RKPDes yang harus melalui tahapan partisipatif dan sesuai regulasi. Ia menekankan bahwa semua usulan akan direkap dan dianalisis berdasarkan skala prioritas, kebutuhan mendesak, serta ketersediaan anggaran. Perwakilan dari Kecamatan Asembagus memberikan apresiasi atas pelaksanaan Musdes yang berjalan dengan tertib dan melibatkan semua unsur. Ia menilai Desa Bantal sebagai desa yang aktif dan berinisiatif tinggi dalam membangun sistem perencanaan desa yang inklusif. Musdes berlangsung hingga pukul 22.00 WIB dan ditutup dengan penandatanganan berita acara Musyawarah Desa oleh perwakilan unsur yang hadir. Selanjutnya, hasil Musdes akan dijadikan dasar oleh tim penyusun RKPDes Desa Bantal Tahun 2026, sebelum masuk ke tahapan musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbang). Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Bantal menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan berlandaskan prinsip kebersamaan. Harapannya, tahun 2026 menjadi momentum percepatan pembangunan desa yang lebih merata, inklusif, dan berkelanjutan.

Selengkapnya
Berita Desa
Desa Bantal Gelar Uji Publik dan Musdes Penetapan Indeks Desa Tahun 2025, Raih Skor 91,65 dan Ditetapkan Sebagai Desa Mandiri
19 Juni 2025 Admin 492 Kali

Desa Bantal Gelar Uji Publik dan Musdes Penetapan Indeks Desa Tahun 2025, Raih Skor 91,65 dan Ditetapkan Sebagai Desa Mandiri

Pemerintah Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, menggelar kegiatan Uji Publik dan Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Indeks Desa (ID) Tahun 2025 pada Kamis malam, 19 Juni 2025, bertempat di Balai Desa Bantal. Acara dimulai pukul 19.00 WIB dan berlangsung dengan tertib dan lancar. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Desa Bantal H. Sahijo, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan dari Kecamatan Asembagus yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan, pendamping desa, perwakilan dari lembaga desa, para tokoh masyarakat, tenaga kesehatan desa, serta perwakilan RT dan RW se-Desa Bantal. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses penilaian dan verifikasi data Indeks Desa, yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian suatu desa berdasarkan berbagai indikator pembangunan. Proses ini juga menjadi dasar dalam menyusun arah kebijakan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran. Dalam pemaparan yang disampaikan oleh tim pendamping desa, dijelaskan bahwa Desa Bantal berhasil meraih skor Indeks Desa sebesar 91,65 poin, yang berarti Desa Bantal masuk dalam kategori Desa Mandiri, status tertinggi dalam klasifikasi indeks desa. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan desa. Adapun rincian skor Indeks Desa Bantal tahun 2025 mencakup enam dimensi penilaian utama, yaitu: Layanan Dasar: 197 poin – mencerminkan tingginya capaian di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan dasar lainnya. Sosial: 80 poin – menunjukkan stabilitas sosial, partisipasi masyarakat, dan keberadaan lembaga sosial yang aktif. Ekonomi : 144 poin – menggambarkan pertumbuhan usaha desa, pendapatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi lokal yang berkembang. Lingkungan: 77 poin – menandakan adanya kesadaran dalam pengelolaan sumber daya alam, sanitasi, dan kebersihan lingkungan. Aksesibilitas: 49 poin – menunjukkan peningkatan infrastruktur jalan, jangkauan layanan dasar, dan kemudahan akses masyarakat. Tata Kelola Pemerintahan: 75 poin – mencerminkan transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang berjalan baik. Kegiatan uji publik ini menjadi ruang diskusi terbuka bagi warga untuk memberikan masukan terhadap hasil pemetaan dan penilaian ID, sekaligus memastikan data yang digunakan benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan. Dalam sambutannya, Kepala Desa Bantal, H. Sahijo, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini dan mengapresiasi kerja sama seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, lembaga-lembaga desa, hingga partisipasi aktif warga. Ia berharap status sebagai Desa Mandiri ini tidak hanya menjadi prestasi administratif, tetapi menjadi semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Status Desa Mandiri ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga, mengembangkan, dan memperkuat capaian pembangunan yang telah ada. Mari kita terus jaga kekompakan dan semangat gotong royong demi kemajuan Desa Bantal yang kita cintai,” ujar beliau dalam penutup sambutannya. Sementara itu, perwakilan dari Kecamatan Asembagus melalui Kasi Pemerintahan juga menyampaikan apresiasi dan mendorong agar hasil ID ini dijadikan rujukan dalam penyusunan RKPDes dan program-program pemberdayaan masyarakat ke depan. Musyawarah Desa kemudian menyepakati dan menetapkan hasil Indeks Desa tahun 2025 dengan skor 91,65 sebagai dasar perencanaan pembangunan tahun berikutnya, serta menjadi dokumen resmi yang akan dilaporkan ke tingkat kecamatan dan kabupaten. Dengan pelaksanaan uji publik dan penetapan ID ini, Desa Bantal menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif, transparan, dan berbasis data. Harapannya, keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun desa secara inklusif dan berkelanjutan.

Selengkapnya
Berita Desa
Pemutihan Pajak Kendaraan Jatim 2025 : Waktunya Move On Dari Denda Pajak
29 Mei 2025 Admin 562 Kali

Pemutihan Pajak Kendaraan Jatim 2025 : Waktunya Move On Dari Denda Pajak

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memberikan kabar baik bagi masyarakat, khususnya para pemilik kendaraan bermotor.  Di tahun 2025 ini, Pemprov Jatim secara resmi akan menyelenggarakan program pemutihan pajak kendaraan bermotor, yang dilaksanakan dalam dua tahap sepanjang tahun ini. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Tujuannya jelas—untuk memberikan keringanan kepada wajib pajak yang mengalami keterlambatan pembayaran serta mendorong peningkatan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa program pemutihan ini tidak hanya sekadar penghapusan denda. Tapi juga menjadi bagian dari strategi Pemprov untuk meningkatkan pendapatan daerah secara adil dan humanis, tanpa memberatkan rakyat. Adapun komponen pemutihan yang akan diberlakukan meliputi: 1. Penghapusan denda keterlambatan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 2 Penghapusan denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ke-2 (BBNKB II) 2. Penghapusan denda SWDKLLJ atau Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan untuk tahun-tahun sebelumnya 3. Dan untuk kendaraan tertentu, juga diberlakukan penghapusan pajak progresif. Program ini akan dilaksanakan dalam dua tahap: - Tahap pertama, berlangsung mulai Juli hingga September 2025, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.  - Tahap kedua, digelar pada Oktober hingga Desember 2025, sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur. Masyarakat yang memiliki tunggakan pajak selama bertahun-tahun kini berkesempatan untuk melunasi tanpa harus membayar denda yang selama ini menjadi beban. Hal ini tentu menjadi angin segar, terutama bagi pelaku usaha kecil, pekerja sektor informal, maupun masyarakat umum yang memanfaatkan kendaraan pribadi untuk mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari. Pemprov Jatim juga mengimbau agar masyarakat segera memanfaatkan momentum ini dengan datang langsung ke kantor Samsat terdekat, atau menggunakan layanan daring melalui aplikasi e-Samsat Jatim. Selain itu, informasi lengkap mengenai jadwal dan ketentuan pemutihan dapat diakses melalui situs resmi Badan Pendapatan Daerah Jawa Timur di bapenda.jatimprov.go.id. Dengan adanya program ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk taat pajak terus meningkat, dan roda pembangunan daerah bisa berjalan lebih optimal berkat kontribusi yang merata dari seluruh lapisan warga.

Selengkapnya
Berita Desa
Kepala Desa Bantal Himbau Warga Waspada Hadapi Musim Hujan
28 Mei 2025 Admin 307 Kali

Kepala Desa Bantal Himbau Warga Waspada Hadapi Musim Hujan

Menyikapi turunnya hujan yang mulai mengguyur wilayah Desa Bantal dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir, Kepala Desa Bantal, H. Sahijo, mengeluarkan himbauan kepada seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Dalam pernyataannya, beliau mengingatkan warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat. "Kita harus antisipasi sejak dini, terutama terhadap risiko banjir, genangan air, dan tanah longsor di beberapa titik rawan," ujarnya. Beliau juga meminta kepada para petani untuk memantau kondisi sawah dan ladang agar tidak terjadi gagal panen akibat kelebihan air atau serangan hama saat musim penghujan. Adapun beberapa poin penting himbauan dari Pemerintah Desa Bantal antara lain: 1. Bersihkan selokan dan parit secara agar aliran air lancar dan tidak meluap ke pemukiman. 2. Periksa kondisi atap rumah dan bangunan untuk mencegah kebocoran. 3. Waspadai pohon besar atau tua yang berada dekat rumah, segera laporkan jika berisiko tumbang. 4. Tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai atau saluran air. 5. Laporkan ke perangkat desa jika terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar. "Musim hujan bukan hal baru bagi kita, tetapi kesiapan dan kekompakan warga menjadi kunci agar tidak menimbulkan kerugian besar. Mari kita jaga jaga bersama," tutupnya.

Selengkapnya
Berita Desa
Desa Bantal Gelar Rembug Stunting, Hasilkan Rekomendasi Konkret Penanggulangan Stunting
20 Mei 2025 Admin 741 Kali

Desa Bantal Gelar Rembug Stunting, Hasilkan Rekomendasi Konkret Penanggulangan Stunting

Bantal, Selasa 20 Mei 2025 – Pemerintah Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, menggelar kegiatan Rembug Stunting pada Selasa malam (20/5), pukul 20.00 WIB bertempat di Balai Desa Bantal. Kegiatan ini merupakan salah satu strategi penting dalam upaya percepatan penurunan stunting secara partisipatif dan kolaboratif di tingkat desa. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme ini dihadiri oleh berbagai unsur penting yang berperan langsung maupun tidak langsung dalam penanggulangan stunting. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Asembagus Rahmat Fauzi, Pendamping Desa Zainul Arifin, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Asembagus Yuda, Kepala Desa Bantal H. Sahijo beserta seluruh perangkat desa, Ketua BPD, bidan dan perawat desa, serta 27 kader posyandu yang mewakili 9 posyandu aktif yang ada di Desa Bantal. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Bantal, H. Sahijo, yang menyampaikan pentingnya penanganan stunting sebagai program prioritas nasional yang wajib didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa penurunan angka stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan atau pemerintah, tetapi memerlukan kerja sama semua pihak, mulai dari kader, tokoh masyarakat, hingga keluarga sebagai unit terkecil. Selanjutnya, Camat Asembagus, Rahmat Fauzi, turut memberikan sambutan sekaligus apresiasi atas inisiatif yang telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Bantal. Beliau menyatakan bahwa kegiatan rembug stunting seperti ini menjadi bukti nyata adanya komitmen bersama dari pemerintah desa dan masyarakat dalam menghadapi permasalahan stunting yang berdampak pada kualitas generasi masa depan. Ia juga menegaskan pentingnya tindak lanjut dan pelaporan yang terintegrasi agar program berjalan efektif dan tepat sasaran. Acara dilanjutkan dengan pemaparan laporan data dan kondisi stunting oleh PLKB Kecamatan Asembagus, Yuda. Dalam paparannya, Yuda menyampaikan gambaran situasi terkini mengenai jumlah kasus stunting di Desa Bantal, tantangan yang dihadapi dalam pendataan dan penanganan, serta langkah-langkah yang telah dilakukan selama ini. Ia menekankan pentingnya kehadiran keluarga pada kegiatan posyandu serta pemantauan rutin terhadap tumbuh kembang anak. Setelah itu, Pendamping Desa, Zainul Arifin, memberikan pengarahan teknis sekaligus menyampaikan kebijakan terbaru terkait penanganan stunting. Dalam arahannya, Zainul menyoroti pentingnya perencanaan berbasis data serta pelibatan aktif masyarakat melalui forum-forum partisipatif seperti rembug desa. Ia juga menegaskan bahwa kebijakan nasional memberi ruang luas kepada desa untuk melakukan intervensi spesifik sesuai dengan kebutuhan lokal melalui anggaran desa. Rangkaian kegiatan rembug stunting dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang melibatkan semua peserta. Diskusi tersebut berlangsung aktif dan menghasilkan beberapa rekomendasi yang dianggap sebagai langkah konkret dan strategis dalam percepatan penanggulangan stunting di Desa Bantal. Adapun rekomendasi yang berhasil dirumuskan dan disepakati dalam sesi pleno adalah sebagai berikut : 1. Sosialisasi oleh tenaga kesehatan (nakes) kepada warga mengenai pentingnya pencegahan stunting, gizi seimbang, dan pola asuh anak. 2. Kunjungan rumah kepada keluarga yang tidak hadir ke posyandu sebagai bentuk jemput bola untuk memastikan setiap anak tetap dipantau kesehatannya. 3. Pembinaan dan sosialisasi kepada remaja oleh TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting), dengan fokus pada pemahaman gizi, kesehatan reproduksi, dan perencanaan kehidupan keluarga. 4. Pembinaan khusus kepada calon pengantin (catin) dan pasangan usia subur, untuk memberikan edukasi pranikah dan pemahaman tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak sejak dini. 5. Penambahan satu posyandu yang mencakup wilayah RT 1 dan RT 2 guna memperluas akses layanan kesehatan bagi warga. 6. Penambahan alat timbangan posyandu sebagai penunjang kegiatan penimbangan balita agar dapat berjalan lebih optimal dan akurat. 7. Pelatihan Kader Posyandu. Rekomendasi ini disepakati sebagai hasil akhir rembug stunting dan akan ditindaklanjuti melalui musyawarah desa dan pelaksanaan program oleh pihak-pihak terkait, termasuk dukungan dari Dana Desa. Kegiatan rembug stunting di Desa Bantal ini menjadi contoh pelaksanaan kolaboratif yang melibatkan unsur pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta masyarakat. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menurunkan angka stunting secara signifikan dan meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Selengkapnya
Berita Desa
Bupati Situbondo Launching Car Free Day di Asembagus :  Warga Antusias, UMKM dan Lomba Foto Ramaikan Acara
11 Mei 2025 Admin 474 Kali

Bupati Situbondo Launching Car Free Day di Asembagus : Warga Antusias, UMKM dan Lomba Foto Ramaikan Acara

Asembagus, 11 Mei 2025 – Suasana Minggu pagi di Kecamatan Asembagus terasa berbeda dari biasanya. Kawasan Taman Kota Asembagus hingga 300 meter ke arah selatan dipenuhi oleh masyarakat dari berbagai kalangan yang tumpah ruah mengikuti Launching Car Free Day (CFD) yang diinisiasi oleh Pemerintah Kecamatan Asembagus.  Acara bergengsi ini dibuka secara langsung oleh Bupati Situbondo, Mas Rio, didampingi oleh Wakil Bupati, Mbak Ulfi, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung gaya hidup sehat, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi lokal. Rangkaian acara dimulai dengan Laporan sekaligus sambutan Plt.Camat Asembagus Rahmat Fauzi yang digelar di area utama taman kota. Dalam sambutannya, Rahmat Fauzi menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan Launching CFD ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, terutama organisasi masyarakat (ormas) yang ada di Asembagus. “Panitia penyelenggara CFD ini merupakan gabungan dari berbagai ormas yang ada di Kecamatan Asembagus. Mulai dari NU, Muhammadiyah dll serta sejumlah komunitas kepemudaan dan relawan lokal. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong warga Asembagus sangat luar biasa,” ungkap Plt.Camat Fauzi.  Dilanjutkan dengan sambutan Mas Rio dan Mbak Ulfi secara bergantian. Kehadiran langsung Bupati dan Wakil Bupati semakin menambah semarak kegiatan pagi itu, yang menjadi ajang kebersamaan antara pemimpin daerah dan masyarakat. Dalam sambutannya, Mas Rio menyampaikan bahwa CFD bukan sekadar kegiatan menutup jalan dari kendaraan bermotor, tetapi lebih dari itu, merupakan ruang publik yang sehat, ramah lingkungan, dan menjadi media interaksi sosial ekonomi yang positif. “Kita ingin warga Situbondo hidup lebih sehat, lebih bahagia, dan sekaligus kita dukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui CFD ini,” ujar Mas Rio. Salah satu daya tarik utama dari pelaksanaan Car Free Day ini adalah kehadiran puluhan pelaku UMKM lokal. Stand-stand berjejer rapi menjajakan berbagai produk khas, mulai dari makanan tradisional, minuman sehat dan produk produk loka lainnya. Keberadaan UMKM ini tidak hanya memperkaya suasana CFD, tetapi juga memberikan ruang promosi dan penjualan langsung kepada masyarakat. Wabup Mbak Ulfi menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat mendorong peningkatan pendapatan masyarakat dan memperluas pasar produk lokal. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Melalui CFD, kami ingin membantu mereka berkembang lebih jauh,” ujarnya. Untuk menyemarakkan suasana, panitia juga menggelar Lomba Fotografi dengan Kamera HP bagi para pengunjung yang bertujuan untuk menggugah kreativitas warga dalam mengabadikan momen CFD melalui sudut pandang unik mereka. Foto-foto terbaik akan mendapatkan hadiah menarik. Antusiasme warga terhadap CFD ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan ruang publik yang nyaman dan sehat. CFD di Asembagus diharapkan menjadi awal dari tradisi baru masyarakat Situbondo untuk lebih aktif bergerak, menjalin interaksi sosial, serta bangkitnya UMKM menuju Situbondo Naik Kelas. Pemerintah Kabupaten Asembagus merencanakan kegiatan CFD ini menjadi agenda rutin, dengan penambahan berbagai kegiatan menarik seperti pertunjukan seni, edukasi lingkungan, dan olahraga masyarakat di pekan-pekan mendatang. Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, UMKM, komunitas, dan masyarakat umum, Launching Car Free Day di Asembagus ini diharapkan menjadi simbol kebangkitan gaya hidup sehat dan ekonomi kreatif di Situbondo.

Selengkapnya
APBDes 2025

Pelaksanaan

PENDAPATAN 100.14%

Anggaran

Rp 2.440.750.000,00

Realisasi

Rp 2.444.268.840,05

BELANJA 97.92%

Anggaran

Rp 2.352.030.231,77

Realisasi

Rp 2.303.115.986,01

PEMBIAYAAN 100%

Anggaran

Rp -81.219.768,23

Realisasi

Rp -81.219.768,23

APBDes 2025

Pendapatan

Hasil Aset Desa 100%

Anggaran

Rp 138.410.000,00

Realisasi

Rp 138.410.000,00

Dana Desa 100%

Anggaran

Rp 1.540.363.000,00

Realisasi

Rp 1.540.363.000,00

Bagi Hasil Pajak dan Retribusi 100%

Anggaran

Rp 85.493.000,00

Realisasi

Rp 85.493.000,00

Alokasi Dana Desa 98.88%

Anggaran

Rp 666.684.000,00

Realisasi

Rp 659.184.000,00

Koreksi Kesalahan Belanja Tahun-tahun Sebelumnya 100%

Anggaran

Rp 4.300.000,00

Realisasi

Rp 4.300.000,00

Bunga Bank 300.34%

Anggaran

Rp 5.500.000,00

Realisasi

Rp 16.518.840,05

APBDes 2025

Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 97.99%

Anggaran

Rp 1.035.801.131,77

Realisasi

Rp 1.014.958.886,01

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 99.87%

Anggaran

Rp 1.027.495.300,00

Realisasi

Rp 1.026.195.300,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 77.37%

Anggaran

Rp 108.788.000,00

Realisasi

Rp 84.164.000,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 98.13%

Anggaran

Rp 115.145.800,00

Realisasi

Rp 112.997.800,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 100%

Anggaran

Rp 64.800.000,00

Realisasi

Rp 64.800.000,00

Total Anggaran

Total Realisasi

Persentase Serapan

Daftar Kegiatan

Detail rincian belum tersedia

Pengaturan

Menu Aksesibilitas

Panel Informasi

Status Kehadiran

Monitoring Sistem

Log Layanan Surat

Day

Hari Ini

0

Week

Minggu Ini

0

Month

Bulan Ini

0

Year

Tahun 2026

0

Arsip Database

Total Dokumen

151

Dokumen Tercatat Secara Digital

surat-keterangan-kematian_3512134503650002_2025-07-15_3.pdf

JUWERIYE 15 Jul 2025

3

surat-rekomendasi-pembelian-bbm-jenis-tertentu_3512131406900002_2025-05-09_2.pdf

KURNADIYANTO 08 Mei 2025

2

surat-rekomendasi-pembelian-bbm-jenis-tertentu_3512131406900002_2025-04-10_1.pdf

KURNADIYANTO 10 Apr 2025

1

Tidak Diketahui

KURNADIYANTO 15 Mar 2025

surat-rekomendasi-pembelian-bbm-jenis-tertentu_3512131903870004_2024-09-03_588.pdf

RIYANTO 03 Sep 2024

588

surat-keterangan-domisili-usaha_3512132102730001_2024-09-02_585.pdf

SUNO 02 Sep 2024

585

surat-keterangan-usaha_3512132102730001_2024-09-02_584.pdf

SUNO 02 Sep 2024

584

surat-keterangan-usaha_3512130703710001_2024-09-02_583.pdf

SUROTO 02 Sep 2024

583

surat-keterangan-domisili-usaha_3512130703710001_2024-09-02_582.pdf

SUROTO 02 Sep 2024

582

surat-keterangan-usaha_3512132808980003_2024-09-02_581.pdf

AGUS JUANSORI 02 Sep 2024

581
Live Monitoring

Monitoring Sistem

Log Kependudukan

Bulan Ini

Kelahiran

0

Bulan Ini

Kematian

0

Masuk

Pindah Masuk

0

Keluar

Pindah Keluar

0

Database Penduduk

Jiwa Terdaftar

4,862

Keluarga

1,898

Wajib KTP

4,262

haber

Mati 31 Mar 2022

marsuno

Pindah Masuk 22 Mar 2021

muhammad syaifullah fakhrul millah al madani

Pindah Masuk 29 Sep 2020

moh. ilzam r.z.

Pindah Masuk 29 Sep 2020

satrio prayogi

Pindah Masuk 29 Sep 2020

sagita

Pindah Masuk 29 Sep 2020

asri

Pindah Masuk 29 Sep 2020

jumasni

Pindah Masuk 29 Sep 2020

asia

Pindah Masuk 29 Sep 2020

sukartini

Pindah Masuk 29 Sep 2020

Live Monitoring

Monitoring System

Statistik Pengunjung

Akses Perangkat Anda

Alamat IP 18.97.14.88
Sistem Operasi Unknown Platform
Browser / Aplikasi Tidak ditemukan
Current

Hari Ini

195

Yesterday

Kemarin

1,844

Pengunjung website

Total Pengunjung

1,526,803

Akumulasi Hits di Database

Live Monitoring
Ke Atas
Transparansi Anggaran

Laporan Keuangan Desa (APBDes)

Total Anggaran (Pagu)

Rp 0

Total Realisasi

Rp 0

Sisa Anggaran

Rp 0

Persentase Penyerapan

0%

Saring Laporan

Pendapatan APBDes

Tahun Anggaran 2026

Anggaran
Realisasi
Uraian / Bidang Anggaran Realisasi Capaian

Akses Portal

Silakan pilih gerbang akses masuk sesuai dengan keperluan Anda.