Berita Desa

Pemerintah Desa Bantal

Berita Desa

Berita Desa
Desa Bantal Gelar Musdes Perencanaan Desa Tahun 2026: Wujudkan Pembangunan Partisipatif dan Berkelanjutan
19 Juni 2025 276 Kali

Desa Bantal Gelar Musdes Perencanaan Desa Tahun 2026: Wujudkan Pembangunan Partisipatif dan Berkelanjutan

Pemerintah Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Perencanaan Desa Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis malam, 19 Juni 2025, pukul 19.00 WIB bertempat di Balai Desa Bantal, dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Musdes dihadiri oleh Kepala Desa Bantal H. Sahijo, Ketua dan Anggota BPD, perwakilan dari Kecamatan Asembagus yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan, Pendamping Desa, para pimpinan lembaga desa, tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW, serta perwakilan dari unsur tenaga kesehatan (nakes) desa. Dalam sambutannya, Kepala Desa Bantal menyampaikan bahwa Musdes ini merupakan tahapan awal dalam proses perencanaan pembangunan desa yang akan dijalankan pada tahun 2026. Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, usulan, dan gagasan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi riil masyarakat. “Kita ingin pembangunan desa ini tidak hanya menjadi program dari atas, tapi benar-benar lahir dari bawah. Semua warga punya hak dan kewajiban untuk berkontribusi dalam pembangunan desa. Lewat Musdes ini, kita susun bersama arah pembangunan Desa Bantal untuk tahun 2026,” ujar H. Sahijo. Dalam proses Musdes, masing-masing perwakilan kelompok masyarakat menyampaikan usulan kegiatan yang meliputi berbagai bidang, antara lain: Pembangunan infrastruktur desa seperti jalan lingkungan, saluran irigasi, dan fasilitas umum, Peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, Pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dukungan terhadap pelaku UMKM dan petani, Penguatan kelembagaan dan ketahanan sosial masyarakat, serta Pengembangan potensi wisata desa dan pengelolaan lingkungan. Pendamping Desa juga turut memaparkan alur dan mekanisme penyusunan RKPDes yang harus melalui tahapan partisipatif dan sesuai regulasi. Ia menekankan bahwa semua usulan akan direkap dan dianalisis berdasarkan skala prioritas, kebutuhan mendesak, serta ketersediaan anggaran. Perwakilan dari Kecamatan Asembagus memberikan apresiasi atas pelaksanaan Musdes yang berjalan dengan tertib dan melibatkan semua unsur. Ia menilai Desa Bantal sebagai desa yang aktif dan berinisiatif tinggi dalam membangun sistem perencanaan desa yang inklusif. Musdes berlangsung hingga pukul 22.00 WIB dan ditutup dengan penandatanganan berita acara Musyawarah Desa oleh perwakilan unsur yang hadir. Selanjutnya, hasil Musdes akan dijadikan dasar oleh tim penyusun RKPDes Desa Bantal Tahun 2026, sebelum masuk ke tahapan musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbang). Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Bantal menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan berlandaskan prinsip kebersamaan. Harapannya, tahun 2026 menjadi momentum percepatan pembangunan desa yang lebih merata, inklusif, dan berkelanjutan.

Admin
Selengkapnya
Berita Desa
Desa Bantal Gelar Uji Publik dan Musdes Penetapan Indeks Desa Tahun 2025, Raih Skor 91,65 dan Ditetapkan Sebagai Desa Mandiri
19 Juni 2025 552 Kali

Desa Bantal Gelar Uji Publik dan Musdes Penetapan Indeks Desa Tahun 2025, Raih Skor 91,65 dan Ditetapkan Sebagai Desa Mandiri

Pemerintah Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, menggelar kegiatan Uji Publik dan Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Indeks Desa (ID) Tahun 2025 pada Kamis malam, 19 Juni 2025, bertempat di Balai Desa Bantal. Acara dimulai pukul 19.00 WIB dan berlangsung dengan tertib dan lancar. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Desa Bantal H. Sahijo, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan dari Kecamatan Asembagus yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan, pendamping desa, perwakilan dari lembaga desa, para tokoh masyarakat, tenaga kesehatan desa, serta perwakilan RT dan RW se-Desa Bantal. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses penilaian dan verifikasi data Indeks Desa, yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian suatu desa berdasarkan berbagai indikator pembangunan. Proses ini juga menjadi dasar dalam menyusun arah kebijakan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran. Dalam pemaparan yang disampaikan oleh tim pendamping desa, dijelaskan bahwa Desa Bantal berhasil meraih skor Indeks Desa sebesar 91,65 poin, yang berarti Desa Bantal masuk dalam kategori Desa Mandiri, status tertinggi dalam klasifikasi indeks desa. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan desa. Adapun rincian skor Indeks Desa Bantal tahun 2025 mencakup enam dimensi penilaian utama, yaitu: Layanan Dasar: 197 poin – mencerminkan tingginya capaian di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan dasar lainnya. Sosial: 80 poin – menunjukkan stabilitas sosial, partisipasi masyarakat, dan keberadaan lembaga sosial yang aktif. Ekonomi : 144 poin – menggambarkan pertumbuhan usaha desa, pendapatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi lokal yang berkembang. Lingkungan: 77 poin – menandakan adanya kesadaran dalam pengelolaan sumber daya alam, sanitasi, dan kebersihan lingkungan. Aksesibilitas: 49 poin – menunjukkan peningkatan infrastruktur jalan, jangkauan layanan dasar, dan kemudahan akses masyarakat. Tata Kelola Pemerintahan: 75 poin – mencerminkan transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang berjalan baik. Kegiatan uji publik ini menjadi ruang diskusi terbuka bagi warga untuk memberikan masukan terhadap hasil pemetaan dan penilaian ID, sekaligus memastikan data yang digunakan benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan. Dalam sambutannya, Kepala Desa Bantal, H. Sahijo, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini dan mengapresiasi kerja sama seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, lembaga-lembaga desa, hingga partisipasi aktif warga. Ia berharap status sebagai Desa Mandiri ini tidak hanya menjadi prestasi administratif, tetapi menjadi semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Status Desa Mandiri ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga, mengembangkan, dan memperkuat capaian pembangunan yang telah ada. Mari kita terus jaga kekompakan dan semangat gotong royong demi kemajuan Desa Bantal yang kita cintai,” ujar beliau dalam penutup sambutannya. Sementara itu, perwakilan dari Kecamatan Asembagus melalui Kasi Pemerintahan juga menyampaikan apresiasi dan mendorong agar hasil ID ini dijadikan rujukan dalam penyusunan RKPDes dan program-program pemberdayaan masyarakat ke depan. Musyawarah Desa kemudian menyepakati dan menetapkan hasil Indeks Desa tahun 2025 dengan skor 91,65 sebagai dasar perencanaan pembangunan tahun berikutnya, serta menjadi dokumen resmi yang akan dilaporkan ke tingkat kecamatan dan kabupaten. Dengan pelaksanaan uji publik dan penetapan ID ini, Desa Bantal menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif, transparan, dan berbasis data. Harapannya, keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun desa secara inklusif dan berkelanjutan.

Admin
Selengkapnya
Berita Desa
Pemutihan Pajak Kendaraan Jatim 2025 : Waktunya Move On Dari Denda Pajak
29 Mei 2025 607 Kali

Pemutihan Pajak Kendaraan Jatim 2025 : Waktunya Move On Dari Denda Pajak

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memberikan kabar baik bagi masyarakat, khususnya para pemilik kendaraan bermotor.  Di tahun 2025 ini, Pemprov Jatim secara resmi akan menyelenggarakan program pemutihan pajak kendaraan bermotor, yang dilaksanakan dalam dua tahap sepanjang tahun ini. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Tujuannya jelas—untuk memberikan keringanan kepada wajib pajak yang mengalami keterlambatan pembayaran serta mendorong peningkatan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa program pemutihan ini tidak hanya sekadar penghapusan denda. Tapi juga menjadi bagian dari strategi Pemprov untuk meningkatkan pendapatan daerah secara adil dan humanis, tanpa memberatkan rakyat. Adapun komponen pemutihan yang akan diberlakukan meliputi: 1. Penghapusan denda keterlambatan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 2 Penghapusan denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ke-2 (BBNKB II) 2. Penghapusan denda SWDKLLJ atau Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan untuk tahun-tahun sebelumnya 3. Dan untuk kendaraan tertentu, juga diberlakukan penghapusan pajak progresif. Program ini akan dilaksanakan dalam dua tahap: - Tahap pertama, berlangsung mulai Juli hingga September 2025, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.  - Tahap kedua, digelar pada Oktober hingga Desember 2025, sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur. Masyarakat yang memiliki tunggakan pajak selama bertahun-tahun kini berkesempatan untuk melunasi tanpa harus membayar denda yang selama ini menjadi beban. Hal ini tentu menjadi angin segar, terutama bagi pelaku usaha kecil, pekerja sektor informal, maupun masyarakat umum yang memanfaatkan kendaraan pribadi untuk mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari. Pemprov Jatim juga mengimbau agar masyarakat segera memanfaatkan momentum ini dengan datang langsung ke kantor Samsat terdekat, atau menggunakan layanan daring melalui aplikasi e-Samsat Jatim. Selain itu, informasi lengkap mengenai jadwal dan ketentuan pemutihan dapat diakses melalui situs resmi Badan Pendapatan Daerah Jawa Timur di bapenda.jatimprov.go.id. Dengan adanya program ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk taat pajak terus meningkat, dan roda pembangunan daerah bisa berjalan lebih optimal berkat kontribusi yang merata dari seluruh lapisan warga.

Admin
Selengkapnya
Berita Desa
Kepala Desa Bantal Himbau Warga Waspada Hadapi Musim Hujan
28 Mei 2025 355 Kali

Kepala Desa Bantal Himbau Warga Waspada Hadapi Musim Hujan

Menyikapi turunnya hujan yang mulai mengguyur wilayah Desa Bantal dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir, Kepala Desa Bantal, H. Sahijo, mengeluarkan himbauan kepada seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Dalam pernyataannya, beliau mengingatkan warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat. "Kita harus antisipasi sejak dini, terutama terhadap risiko banjir, genangan air, dan tanah longsor di beberapa titik rawan," ujarnya. Beliau juga meminta kepada para petani untuk memantau kondisi sawah dan ladang agar tidak terjadi gagal panen akibat kelebihan air atau serangan hama saat musim penghujan. Adapun beberapa poin penting himbauan dari Pemerintah Desa Bantal antara lain: 1. Bersihkan selokan dan parit secara agar aliran air lancar dan tidak meluap ke pemukiman. 2. Periksa kondisi atap rumah dan bangunan untuk mencegah kebocoran. 3. Waspadai pohon besar atau tua yang berada dekat rumah, segera laporkan jika berisiko tumbang. 4. Tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai atau saluran air. 5. Laporkan ke perangkat desa jika terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar. "Musim hujan bukan hal baru bagi kita, tetapi kesiapan dan kekompakan warga menjadi kunci agar tidak menimbulkan kerugian besar. Mari kita jaga jaga bersama," tutupnya.

Admin
Selengkapnya
Berita Desa
Desa Bantal Gelar Rembug Stunting, Hasilkan Rekomendasi Konkret Penanggulangan Stunting
20 Mei 2025 805 Kali

Desa Bantal Gelar Rembug Stunting, Hasilkan Rekomendasi Konkret Penanggulangan Stunting

Bantal, Selasa 20 Mei 2025 – Pemerintah Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, menggelar kegiatan Rembug Stunting pada Selasa malam (20/5), pukul 20.00 WIB bertempat di Balai Desa Bantal. Kegiatan ini merupakan salah satu strategi penting dalam upaya percepatan penurunan stunting secara partisipatif dan kolaboratif di tingkat desa. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme ini dihadiri oleh berbagai unsur penting yang berperan langsung maupun tidak langsung dalam penanggulangan stunting. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Asembagus Rahmat Fauzi, Pendamping Desa Zainul Arifin, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Asembagus Yuda, Kepala Desa Bantal H. Sahijo beserta seluruh perangkat desa, Ketua BPD, bidan dan perawat desa, serta 27 kader posyandu yang mewakili 9 posyandu aktif yang ada di Desa Bantal. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Bantal, H. Sahijo, yang menyampaikan pentingnya penanganan stunting sebagai program prioritas nasional yang wajib didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa penurunan angka stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan atau pemerintah, tetapi memerlukan kerja sama semua pihak, mulai dari kader, tokoh masyarakat, hingga keluarga sebagai unit terkecil. Selanjutnya, Camat Asembagus, Rahmat Fauzi, turut memberikan sambutan sekaligus apresiasi atas inisiatif yang telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Bantal. Beliau menyatakan bahwa kegiatan rembug stunting seperti ini menjadi bukti nyata adanya komitmen bersama dari pemerintah desa dan masyarakat dalam menghadapi permasalahan stunting yang berdampak pada kualitas generasi masa depan. Ia juga menegaskan pentingnya tindak lanjut dan pelaporan yang terintegrasi agar program berjalan efektif dan tepat sasaran. Acara dilanjutkan dengan pemaparan laporan data dan kondisi stunting oleh PLKB Kecamatan Asembagus, Yuda. Dalam paparannya, Yuda menyampaikan gambaran situasi terkini mengenai jumlah kasus stunting di Desa Bantal, tantangan yang dihadapi dalam pendataan dan penanganan, serta langkah-langkah yang telah dilakukan selama ini. Ia menekankan pentingnya kehadiran keluarga pada kegiatan posyandu serta pemantauan rutin terhadap tumbuh kembang anak. Setelah itu, Pendamping Desa, Zainul Arifin, memberikan pengarahan teknis sekaligus menyampaikan kebijakan terbaru terkait penanganan stunting. Dalam arahannya, Zainul menyoroti pentingnya perencanaan berbasis data serta pelibatan aktif masyarakat melalui forum-forum partisipatif seperti rembug desa. Ia juga menegaskan bahwa kebijakan nasional memberi ruang luas kepada desa untuk melakukan intervensi spesifik sesuai dengan kebutuhan lokal melalui anggaran desa. Rangkaian kegiatan rembug stunting dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang melibatkan semua peserta. Diskusi tersebut berlangsung aktif dan menghasilkan beberapa rekomendasi yang dianggap sebagai langkah konkret dan strategis dalam percepatan penanggulangan stunting di Desa Bantal. Adapun rekomendasi yang berhasil dirumuskan dan disepakati dalam sesi pleno adalah sebagai berikut : 1. Sosialisasi oleh tenaga kesehatan (nakes) kepada warga mengenai pentingnya pencegahan stunting, gizi seimbang, dan pola asuh anak. 2. Kunjungan rumah kepada keluarga yang tidak hadir ke posyandu sebagai bentuk jemput bola untuk memastikan setiap anak tetap dipantau kesehatannya. 3. Pembinaan dan sosialisasi kepada remaja oleh TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting), dengan fokus pada pemahaman gizi, kesehatan reproduksi, dan perencanaan kehidupan keluarga. 4. Pembinaan khusus kepada calon pengantin (catin) dan pasangan usia subur, untuk memberikan edukasi pranikah dan pemahaman tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak sejak dini. 5. Penambahan satu posyandu yang mencakup wilayah RT 1 dan RT 2 guna memperluas akses layanan kesehatan bagi warga. 6. Penambahan alat timbangan posyandu sebagai penunjang kegiatan penimbangan balita agar dapat berjalan lebih optimal dan akurat. 7. Pelatihan Kader Posyandu. Rekomendasi ini disepakati sebagai hasil akhir rembug stunting dan akan ditindaklanjuti melalui musyawarah desa dan pelaksanaan program oleh pihak-pihak terkait, termasuk dukungan dari Dana Desa. Kegiatan rembug stunting di Desa Bantal ini menjadi contoh pelaksanaan kolaboratif yang melibatkan unsur pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta masyarakat. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menurunkan angka stunting secara signifikan dan meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Admin
Selengkapnya
Berita Desa
Bupati Situbondo Launching Car Free Day di Asembagus :  Warga Antusias, UMKM dan Lomba Foto Ramaikan Acara
11 Mei 2025 509 Kali

Bupati Situbondo Launching Car Free Day di Asembagus : Warga Antusias, UMKM dan Lomba Foto Ramaikan Acara

Asembagus, 11 Mei 2025 – Suasana Minggu pagi di Kecamatan Asembagus terasa berbeda dari biasanya. Kawasan Taman Kota Asembagus hingga 300 meter ke arah selatan dipenuhi oleh masyarakat dari berbagai kalangan yang tumpah ruah mengikuti Launching Car Free Day (CFD) yang diinisiasi oleh Pemerintah Kecamatan Asembagus.  Acara bergengsi ini dibuka secara langsung oleh Bupati Situbondo, Mas Rio, didampingi oleh Wakil Bupati, Mbak Ulfi, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung gaya hidup sehat, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi lokal. Rangkaian acara dimulai dengan Laporan sekaligus sambutan Plt.Camat Asembagus Rahmat Fauzi yang digelar di area utama taman kota. Dalam sambutannya, Rahmat Fauzi menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan Launching CFD ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, terutama organisasi masyarakat (ormas) yang ada di Asembagus. “Panitia penyelenggara CFD ini merupakan gabungan dari berbagai ormas yang ada di Kecamatan Asembagus. Mulai dari NU, Muhammadiyah dll serta sejumlah komunitas kepemudaan dan relawan lokal. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong warga Asembagus sangat luar biasa,” ungkap Plt.Camat Fauzi.  Dilanjutkan dengan sambutan Mas Rio dan Mbak Ulfi secara bergantian. Kehadiran langsung Bupati dan Wakil Bupati semakin menambah semarak kegiatan pagi itu, yang menjadi ajang kebersamaan antara pemimpin daerah dan masyarakat. Dalam sambutannya, Mas Rio menyampaikan bahwa CFD bukan sekadar kegiatan menutup jalan dari kendaraan bermotor, tetapi lebih dari itu, merupakan ruang publik yang sehat, ramah lingkungan, dan menjadi media interaksi sosial ekonomi yang positif. “Kita ingin warga Situbondo hidup lebih sehat, lebih bahagia, dan sekaligus kita dukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui CFD ini,” ujar Mas Rio. Salah satu daya tarik utama dari pelaksanaan Car Free Day ini adalah kehadiran puluhan pelaku UMKM lokal. Stand-stand berjejer rapi menjajakan berbagai produk khas, mulai dari makanan tradisional, minuman sehat dan produk produk loka lainnya. Keberadaan UMKM ini tidak hanya memperkaya suasana CFD, tetapi juga memberikan ruang promosi dan penjualan langsung kepada masyarakat. Wabup Mbak Ulfi menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat mendorong peningkatan pendapatan masyarakat dan memperluas pasar produk lokal. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Melalui CFD, kami ingin membantu mereka berkembang lebih jauh,” ujarnya. Untuk menyemarakkan suasana, panitia juga menggelar Lomba Fotografi dengan Kamera HP bagi para pengunjung yang bertujuan untuk menggugah kreativitas warga dalam mengabadikan momen CFD melalui sudut pandang unik mereka. Foto-foto terbaik akan mendapatkan hadiah menarik. Antusiasme warga terhadap CFD ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan ruang publik yang nyaman dan sehat. CFD di Asembagus diharapkan menjadi awal dari tradisi baru masyarakat Situbondo untuk lebih aktif bergerak, menjalin interaksi sosial, serta bangkitnya UMKM menuju Situbondo Naik Kelas. Pemerintah Kabupaten Asembagus merencanakan kegiatan CFD ini menjadi agenda rutin, dengan penambahan berbagai kegiatan menarik seperti pertunjukan seni, edukasi lingkungan, dan olahraga masyarakat di pekan-pekan mendatang. Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, UMKM, komunitas, dan masyarakat umum, Launching Car Free Day di Asembagus ini diharapkan menjadi simbol kebangkitan gaya hidup sehat dan ekonomi kreatif di Situbondo.

Admin
Selengkapnya
Berita Desa
Putra Putri Desa Bantal Raih Prestasi di Kejurnas Lemkari 2025
08 Mei 2025 451 Kali

Putra Putri Desa Bantal Raih Prestasi di Kejurnas Lemkari 2025

Dua atlet muda asal Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Lemkari Piala Ketua Umum Lemkari 2025 yang digelar di Surabaya pada 2 hingga 4 Mei 2025.  Muhammad Zainal Abidin berhasil meraih juara 3, sementara Savina Imania Mahendra sukses menyabet juara 2 di kategori yang mereka ikuti. Kedua atlet ini menunjukkan kemampuan terbaik mereka di tengah persaingan ketat antarpeserta dari seluruh Indonesia. Prestasi ini menjadi bukti bahwa potensi generasi muda Desa Bantal mampu bersinar di kancah nasional. Selain membawa pulang medali, mereka juga mengangkat nama desa di tengah sorotan olahraga nasional. Kepala Desa Bantal, H. Sahijo, turut menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat bangga dengan pencapaian Zainal dan Savina. Mereka menjadi inspirasi bagi pemuda desa untuk terus berjuang dan berprestasi,” ujarnya. Dengan prestasi ini, Desa Bantal kini selain dikenal sebagai desa wisata dengan arung jeram Samir yang menantang, Desa Bantal juga menunjukkan diri sebagai desa yang melahirkan generasi berprestasi. Selamat kepada Muhammad Zainal Abidin dan Savina Imania Mahendra! Teruslah berjuang, harumkan nama desa, dan jadilah inspirasi bagi anak-anak muda di seluruh pelosok negeri.

Admin
Selengkapnya
Berita Desa
Sungai Samir : Destinasi Rafting Sehat dari Lereng Kawah Asam Gunung Ijen
03 Mei 2025 300 Kali

Sungai Samir : Destinasi Rafting Sehat dari Lereng Kawah Asam Gunung Ijen

Di tengah pesona alam Situbondo yang kaya akan potensi wisata, Sungai Samir hadir sebagai salah satu destinasi yang menawarkan pengalaman berbeda. Terletak di kawasan Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Sungai Samir tidak hanya menyuguhkan keseruan arung jeram, tetapi juga menyimpan potensi kesehatan alami yang jarang ditemui di tempat lain. Yang membuat Sungai Samir istimewa adalah sumber airnya yang berasal dari kawasan Gunung Ijen, gunung berapi aktif yang terkenal dengan kawah asam terbesar di dunia. Kawah Ijen dikenal karena fenomena alamnya yang langka, seperti api biru (blue fire) dan kadar belerang yang sangat tinggi. Air yang mengalir dari lereng Gunung Ijen membawa serta kandungan belerang alami, yang terbukti memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh dan kulit.  Para ahli dan pengunjung percaya bahwa air dengan kandungan belerang dapat membantu meredakan nyeri otot dan sendi, memperlancar sirkulasi darah, serta memberikan efek relaksasi bagi tubuh dan pikiran. Hal ini membuat Sungai Samir tidak hanya cocok untuk wisata petualangan, tetapi juga sebagai tempat untuk melepas penat dan memulihkan energi. Selain itu, belerang dikenal memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi, yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Beberapa manfaat lainnya termasuk membantu mengatasi jerawat, eksim, dan gatal-gatal ringan. Tak heran jika banyak pengunjung merasa tubuh lebih segar dan kulit terasa lebih bersih setelah bermain air atau rafting di sungai ini. Kombinasi antara aliran sungai yang menantang dan suasana alam yang asri menjadikan Samir Rafting pilihan menarik untuk wisatawan lokal maupun luar daerah. Wisata ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Bantal dan terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Pemerintah desa bersama warga berharap Samir Rafting tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi kesehatan dan pelestarian lingkungan.  Dengan kekayaan alam yang luar biasa, Sungai Samir bisa menjadi ikon wisata sehat berbasis alam yang membanggakan bagi Kabupaten Situbondo dan Jawa Timur.

Admin
Selengkapnya
Berita Desa
Bupati Situbondo Resmikan Wisata Samir Rafting Situbondo
27 April 2025 541 Kali

Bupati Situbondo Resmikan Wisata Samir Rafting Situbondo

Suasana meriah menyelimuti Basecamp Samir Rafting Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Minggu (27/4/2025) pagi. Tepat pukul 10.00 WIB, Bupati Situbondo, yang akrab disapa Mas Rio, secara resmi meresmikan destinasi wisata baru Samir Rafting Situbondo. Acara ini dihadiri hampir seluruh Kepala Dinas, OPD, Forkopimda Kabupaten Situbondo, Camat se Kabupaten Situbondo serta tokoh masyarakat Desa Bantal. Kehadiran Bupati muda tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang sejak pagi memenuhi area basecamp. Dalam sambutannya, Bupati Situbondo Mas Rio menegaskan bahwa kesadaran masyarakat adalah kunci utama keberhasilan desa wisata. "Yang paling penting dari wisata adalah kesadaran masyarakatnya untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan potensi yang ada," ujarnya. Mas Bupati juga berjanji akan mendukung pengembangan Samir Rafting, baik dari sisi infrastruktur maupun sarana-prasarana pendukung lainnya, dengan syarat BUMDes sebagai pengelola terus menunjukkan keseriusan, kemajuan, dan komitmen dalam pengelolaannya. Sementara itu, Kepala Desa Bantal, H. Sahijo, dalam sambutannya juga mengungkapkan rasa bangga dan harapannya agar Samir Rafting menjadi destinasi unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi desa. Selain itu, Mr. Roo, owner Kaliwatu Group dari Batu, Malang, juga memberikan sambutan. Dalam pesannya, Mr. Roo mengapresiasi semangat masyarakat Desa Bantal dan memberikan motivasi agar pengelolaan wisata dilakukan secara profesional untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi wisatawan. Setelah prosesi peresmian, Bupati beserta rombongan tak melewatkan kesempatan untuk merasakan langsung sensasi serunya arung jeram di Sungai Samir. Dengan penuh semangat, mereka menikmati tantangan jeram dan pemandangan alam yang asri, menambah semarak dan semangat acara peresmian. Dengan hadirnya Samir Rafting, diharapkan Desa Bantal semakin dikenal luas dan menjadi salah satu ikon wisata petualangan andalan di Situbondo.

Admin
Selengkapnya
Berita Desa
Musdes Khusus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Desa Bantal Sukses Digelar
18 April 2025 15.333 Kali

Musdes Khusus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Desa Bantal Sukses Digelar

Desa Bantal, 18 April 2025 — Pemerintah Desa Bantal menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Khusus dalam rangka pembentukan Koperasi Desa Merah Putih pada Jumat malam, 18 April 2025, pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di balai desa dan dihadiri oleh berbagai unsur penting masyarakat. Turut hadir dalam acara tersebut Camat Asembagus Ahmad Fauzi, Pendamping Desa Zainul Arifin, Babinsa Asmadi, Perwakilan Dinas Koperasi Bapak Reza serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pengurus lembaga desa lainnya. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Bantal yang menyampaikan pentingnya keberadaan koperasi sebagai wadah ekonomi kerakyatan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan Dinas Koperasi Kabupaten Situbondo yang memberikan dukungan dan arahan teknis mengenai pembentukan dan tata kelola koperasi di tingkat desa. Forum kemudian menetapkan tiga orang sebagai pimpinan musdes, yaitu Ahmad Bakir, Hepi Widarto, dan Dharman. Di bawah arahan pimpinan musdes, dilanjutkan dengan proses pemilihan pengurus koperasi secara musyawarah mufakat. Dari hasil musyawarah, forum menetapkan susunan pengurus Koperasi Desa Merah Putih sebagai berikut: Ketua : Nor Vawaid Wakil Ketua Bidang Usaha : Ersyad Mauladi Wakil Ketua Bidang Anggota : Hasan Sekretaris : Lailatus Syaidiyah Bendahara : Hosniyati Selain itu, forum juga memilih dan menetapkan tiga orang sebagai pengawas koperasi, yaitu: Ketua Pengawas : H. Sahijo Anggota : Suwandi Anggota : Abdur Rahim Seperti diketahui, Koperasi Desa Merah Putih merupakan program strategis desa yang bertujuan untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengelolaan usaha simpan pinjam, unit perdagangan, dan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat secara mandiri dan transparan. Harapannya, koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Bantal secara berkelanjutan.  

Admin
Selengkapnya
APBDes 2025

Pelaksanaan

PENDAPATAN 100.14%

Anggaran

Rp 2.440.750.000,00

Realisasi

Rp 2.444.268.840,05

BELANJA 97.92%

Anggaran

Rp 2.352.030.231,77

Realisasi

Rp 2.303.115.986,01

PEMBIAYAAN 100%

Anggaran

Rp -81.219.768,23

Realisasi

Rp -81.219.768,23

APBDes 2025

Pendapatan

Hasil Aset Desa 100%

Anggaran

Rp 138.410.000,00

Realisasi

Rp 138.410.000,00

Dana Desa 100%

Anggaran

Rp 1.540.363.000,00

Realisasi

Rp 1.540.363.000,00

Bagi Hasil Pajak dan Retribusi 100%

Anggaran

Rp 85.493.000,00

Realisasi

Rp 85.493.000,00

Alokasi Dana Desa 98.88%

Anggaran

Rp 666.684.000,00

Realisasi

Rp 659.184.000,00

Koreksi Kesalahan Belanja Tahun-tahun Sebelumnya 100%

Anggaran

Rp 4.300.000,00

Realisasi

Rp 4.300.000,00

Bunga Bank 300.34%

Anggaran

Rp 5.500.000,00

Realisasi

Rp 16.518.840,05

APBDes 2025

Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 97.99%

Anggaran

Rp 1.035.801.131,77

Realisasi

Rp 1.014.958.886,01

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 99.87%

Anggaran

Rp 1.027.495.300,00

Realisasi

Rp 1.026.195.300,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 77.37%

Anggaran

Rp 108.788.000,00

Realisasi

Rp 84.164.000,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 98.13%

Anggaran

Rp 115.145.800,00

Realisasi

Rp 112.997.800,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 100%

Anggaran

Rp 64.800.000,00

Realisasi

Rp 64.800.000,00

Total Anggaran

Total Realisasi

Persentase Serapan

Daftar Kegiatan

Detail rincian belum tersedia

Pengaturan

Menu Aksesibilitas

Ukuran Teks
Tinggi Baris (Line Height)
Jarak Huruf (Letter Spacing)
Pembaca Audio (Screen Reader)

Panel Informasi

Status Kehadiran

Monitoring System

Statistik Pengunjung

Akses Perangkat Anda

Alamat IP 216.73.216.117
Sistem Operasi Unknown Platform
Browser / Aplikasi Mozilla 5.0
Current

Hari Ini

641

Yesterday

Kemarin

1,557

Pengunjung website

Total Pengunjung

1,610,009

Akumulasi Hits di Database

Live Monitoring
Ke Atas

Akses Portal

Silakan pilih gerbang akses masuk sesuai dengan keperluan Anda.