SDGs Desa Nomor 15: Desa Peduli Lingkungan Darat
Kebutuhan terhadap pangan terus mengalami peningkatan secara global. Pada tahun 2050, diperkirakan sebanyak 9 miliar orang akan mengisi bumi yang dikombinasikan dengan degradasi lingkungan dan urgensi lahan. Oleh karenanya perlu dilakukan upaya menjadikan lahan tetap aman dan produktif, khususnya di daratan (UN, 2018). Namun, pada tahun 2018 lahan kritis di seluruh Indonesia berjumlah 9.453.729 ha, sedangkan lahan sangat kritis mencapai 4.552.721 ha (BPS, 2020). Tabel. Luas Lahan Kritis menurut Provinsi dan Tingkat Kekritisan Lahan (Hektar) Tahun 2018 Provinsi Kritis Sangat Kritis Jumlah ACEH 126.238 190.399 316.637 SUMATERA UTARA 836.530 502.280 1.338.810 SUMATERA BARAT 174.748 477.221 651.970 RIAU 435.709 275.164 710.873 JAMBI 111.855 102.130 213.985 SUMATERA SELATAN 602.938 130.818 733.756 BENGKULU 120.598 28.289 148.887 LAMPUNG 381.933 21.977 403.910 KEP. BANGKA BELITUNG 20.426 261 20.687 KEP. RIAU 4.269 3.961 8.230 DKI JAKARTA – – – JAWA BARAT 231.445 679.748 911.192 JAWA TENGAH 158.374 217.359 375.733 DI YOGYAKARTA 78.333 790 79.123 JAWA TIMUR 86.937 345.289 432.225 BANTEN 236.325 94.083 330.407 BALI 44.611 2.284 46.895 NUSA TENGGARA BARAT 55.158 10.641 65.799 NUSA TENGGARA TIMUR 831.330 9.585 840.914 KALIMANTAN BARAT 996.541 19.090 1.015.631 KALIMANTAN TENGAH 768.756 92.484 861.240 KALIMANTAN SELATAN 286.459 225.135 511.594 KALIMANTAN TIMUR 156.839 118.433 275.272 KALIMANTAN UTARA 163.520 36.214 199.734 SULAWESI UTARA 197.748 92.034 289.782 SULAWESI TENGAH 164.305 100.569 264.874 SULAWESI SELATAN 155.587 294.019 449.606 SULAWESI TENGGARA 409.624 15.031 424.655 GORONTALO 73.443 258.855 332.298 SULAWESI BARAT 74.085 14.336 88.421 MALUKU 299.577 30 299.607 MALUKU UTARA 372.940 14.949 387.889 PAPUA BARAT 427.504 9.784 437.288 PAPUA 369.042 169.481 538.523 INDONESIA 9.453.729 4.552.721 14.006.450 Sumber: https://www.bps.go.id/indicator/60/588/1/luas-lahan-kritis-menurut-provinsi-dan-tingkat-kekritisan-lahan.html diakses: September 26, 2020, 4:45 pm Demi terpenuhinya kebutuhan manusia saat ini dan masa yang akan datang, serta demi melindungi margasatwa, maka SDGs Desa ini bertujuan untuk melindungi sumber daya alam dan margasatwa. Untuk melihat keberhasilan capaian tujuan ini, digunakan indikator diantaranya kebijakan pemerintah desa terkait upaya pelestarian keanekaragaman hayati; luas lahan terbuka hijau; serta jumlah satwa terancam punah.