Bantal, Asembagus – Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi'iyah (IKSASS) Komisariat Desa Bantal menginisiasi penyelenggaraan Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Sukorejo dan Guru Ngaji se-Desa Bantal.
Rencananya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada bulan September 2026 mendatang dengan mengusung tema “Merajut Sanad, Merawat Ingat, dalam Munajat Keberkahan Ilmu”.
Menurut panitia, tema tersebut mengandung makna yang mendalam. Merajut Sanad berarti menjaga dan menyambung mata rantai keilmuan yang diwariskan para ulama, masyayikh, dan guru ngaji dari generasi ke generasi. Merawat Ingat mengandung pesan agar masyarakat tidak melupakan jasa para pendidik yang telah mengajarkan Al-Qur'an, ilmu agama, dan akhlak kepada umat. Sementara dalam Munajat Keberkahan Ilmu merupakan ikhtiar bersama untuk menghadiahkan doa kepada para guru yang telah wafat, seraya memohon kepada Allah SWT agar ilmu yang mereka wariskan senantiasa membawa manfaat dan keberkahan bagi kehidupan masyarakat.
Sebagai langkah awal persiapan, Komisariat IKSASS Desa Bantal telah membentuk kepanitiaan guna mematangkan seluruh rangkaian kegiatan. Berdasarkan hasil musyawarah, Niwati, S.Pd ditunjuk sebagai Ketua Panitia, didampingi Ersad Mauladi sebagai Wakil Ketua. Sementara itu, Nur Kamila, S.Pd dipercaya sebagai Sekretaris dan Nurjannah,S.Pd sebagai Bendahara.
Ketua Panitia, Niwati, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk mengenang jasa para ulama dan guru ngaji yang telah menanamkan dasar-dasar keislaman kepada masyarakat Desa Bantal.
“Haul ini bukan sekadar acara mengenang para pendahulu, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menjaga hubungan sanad keilmuan, serta menumbuhkan kesadaran generasi muda agar senantiasa menghormati dan mendoakan para guru yang telah berjasa dalam kehidupan mereka,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Khotmil Qur’an yang dihadiahkan khusus kepada para masyayikh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo dan para guru ngaji se-Desa Bantal yang telah wafat. Kegiatan ini menjadi bentuk bakti dan kiriman doa dari para santri, alumni, dan masyarakat.
Pada malam puncak acara, akan dilaksanakan pembacaan Yasin, Tahlil, dan Doa Arwah yang secara khusus ditujukan kepada para masyayikh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, di antaranya KH. R. Syamsul Arifin, KH. R. As'ad Syamsul Arifin, KH. R. Fawaid As'ad dan para pengasuh lainnya serta penyebutan nama-nama almarhum guru ngaji se-Desa Bantal, yg dilanjutkan dengan Mauidzhoh Hasanah
Sementara itu, Kepala Desa Bantal, H. Sahijo, menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah IKSASS Komisariat Desa Bantal yang menginisiasi kegiatan ini. Haul bukan hanya tradisi keagamaan, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para ulama dan guru yang telah memberikan pondasi pendidikan agama bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan serta memperkuat kecintaan masyarakat kepada ilmu dan para pewarisnya,” tutur H.Sahijo.
Dengan mengusung semangat “Merajut Sanad, Merawat Ingat, dalam Munajat Keberkahan Ilmu”, Haul Akbar Masyayikh Ponpes Sukorejo dan Guru Ngaji se-Desa Bantal diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tradisi keilmuan, menjaga silaturahmi antargenerasi, serta meneguhkan rasa hormat kepada para guru yang telah menjadi penerang bagi umat.