Ceria dan Sarat Makna Gebyar Ramadhan Tahfidz Ahlul Quran Tanamkan Nilai Kepedulian Sejak Dini
BANTAL- Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai kegiatan Gebyar Ramadhan yang diselenggarakan oleh Tahfidz Ahlul Qur’an pada Sabtu (14/3/2026). Mengusung konsep edukatif dan menyenangkan, acara ini menjadi momentum berharga bagi anak-anak untuk mengisi bulan suci dengan kegiatan positif.
Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari pukul 07.00 WIB dengan pelaksanaan shalat dhuha berjamaah. Agenda ini menjadi bentuk pembiasaan ibadah sekaligus upaya memperkuat spiritualitas santri sejak dini. Tak hanya fokus pada aspek ibadah vertikal, kepedulian sosial juga menjadi sorotan utama.
Pada pukul 07.30 WIB, para santri terlibat langsung dalam penyaluran sedekah kepada warga prasejahtera di lingkungan sekitar. Aksi nyata ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati dan semangat berbagi terhadap sesama di bulan yang penuh berkah.
Keriuhan peserta semakin pecah saat memasuki sesi game seru berhadiah pada pukul 08.30 WIB. Berbagai permainan edukatif dirancang khusus untuk melatih kreativitas, ketangkasan, sekaligus kekompakan antar peserta.
Raut wajah bahagia terpancar dari para santri, terlebih saat mereka berhasil membawa pulang beragam hadiah menarik yang telah disiapkan panitia. Acara pun dipungkasi dengan sesi sayonara pada pukul 09.40 WIB sebagai penanda berakhirnya kebersamaan yang penuh kesan tersebut.
Kepala Tahfidz Ahlul Qur’an, Dharman, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen lembaga dalam membumikan Al-Qur’an dengan cara yang menyenangkan bagi generasi muda.
“Melalui Gebyar Ramadhan ini, kami ingin anak-anak tidak hanya terpaku pada hafalan, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan kepekaan sosial. Kami ingin mereka merasakan bahwa menjalankan ibadah di bulan Ramadhan itu membahagiakan,” ujar Dharman.
Ia menambahkan, pihaknya berharap agenda serupa dapat terus konsisten dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah pembinaan karakter generasi qurani yang adaptif dan religius.
Gebyar Ramadhan Tahfidz Ahlul Qur’an menjadi bukti nyata bahwa pendidikan agama yang dikemas secara kreatif mampu menarik minat anak-anak untuk lebih mencintai nilai-nilai keislaman sejak usia belia.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin